Luluhkan hatiku saat pertama memandangmu
Ujian dan cobaan tak dapat mengurangi sayangku padamu
Luapan cinta yang menggenangi jiwaku
Untaian kasih yang melilit tubuhku
Tuk satu cinta di rongga hatiku
Hari demi hari kulalui hidup ini
Atas nama cinta kujalani sisa waktu di dunia
Namun terasa berat semuanya
Disaat ku berdiri sendiri tanpa dirimu di sisi
Aroma harum tubuhmu satu-satunya yang tersisa
Yang memenuhi ruang hampa di dada
Angin bergulir, berhembus melewati raga
Nan semakin manambah dahaga
Ingin sekali ku miliki dirimu tuk obati segala luka di jiwa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar