Rabu, 11 November 2009

19 Mei 2007

Terobatilah sebagian luka

Ketika dirinya kembali tersenyum dan berkata

Walau hanya sepatah kata

Yang terdengar sesaat saja

Sebagian lagi juga akan terobati

Jika diri ini dapat memiliki

Manis senyuman sang bidadari

Pujaan bagi setiap lelaki

Namun semua hanyalah seonggok cita

Yang takkan pernah terlaksana

Diriku dan dirinya kian berbeda

Bagai air yang kian mengalir

Dan api yang terus membara

Disaat hembusan angin yang begitu dingin

Datang dan menerjang manisnya cinta yang terjalin

Menjadikan hati ini enggan lagi tuk selalu yakin

Akan bayang dirinya yang sekian lama menjaga batin

Mungkinkah disaat itu terobati segala luka

Karena diri ini tak mungkin memilikinya

Dirinya bagai sumber kehidupan di dunia

Namun diri ini hanya sebatas semangat yang terus membara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar