Rabu, 11 November 2009

4 Mei 2007

Saat diriku tersandung terjatuh

Terbaring di atas hamparan rumput yang tumbuh

Memandang kosong ke atas awan yang kian menjauh

Awan-awan yang penuh dengan gemuruh


Diri ini tak sanggup lagi menahannya

Karena manisnya cinta yang diminta

Hanya segelintir yang memasuki dada

Karena dirinya enggan lagi tersenyum ataupun berkata


Kini sang hujan datang menghantam

Bagaikan pedang-pedang cinta nan tajam

Yang menyerbu dan menikam

Jiwa yang hampa dan juga kelam


Kuharap hujan segera berhenti

Munculkan kembali sinar sang mentari

Tampilkan indahnya pelangi

Hangatkan dan warnai kekosongan hati ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar