Rintik hujan yang begitu deras
Tak mampu dinginkan gejolak di hati yang kian memanas
Setelah memandang sesosok paras
Yang memberikan sejuta gagas
Aku tak bisa berhenti berfikir
Bagaimana lagi caraku memberi tabir
Atas manis senyuman yang melekat di bibir
Atas indah matamu yang seindah batuan safir
Sekarang diriku tersadar
Bayang dirimu tak bisa memudar
Diriku tak bisa menghindar
Dari api cinta yang terus berkobar
Dari badai rindu yang terus mengejar
Kini tak lagi ku ragu
Dirimu sungguh berarti bagiku
Keberadaanmu adalah semangat hidupku
Karena hanya namamu……
Yang terukir di lubuk hatiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar