Rabu, 11 November 2009

12 April 2007

Saat rongga di dada mulai penuh

Dengan segala perihal yang begitu keruh

Membuat hidup kian jenuh

Menambah berat beban di tubuh

Sekian banyaknya putaran sang waktu

Setelah kejadian itu berlalu

Namun berbagai masalah silih berganti menghampiriku

Saat dirimu kian menjauh dari lubuk hatiku

Ku tak bisa berhenti bertanya

Mengapa diri ini mengalaminya

Cobaan yang teramat berat dirasa

Karena tanpamu hidupku hampa

Semuanya tiada berarti

Hanya keyakinan yang terlalu tinggi

Bila diri ini ingin memiliki

Pujaan bagi setiap lelaki

Si bodoh ini hanya bisa memantau

Ragamu saat berdiam ataupun bergurau

Itupun cukup untuk menghalau risau

Dan menenangkan hati yang kacau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar